Skip to main content

Posts

Featured

Ketika Semua Demi Dan Untuk Manusia

berbicara tentang letak bahagia banyak sekali manusia yang menuntut kebahagaiaan itu hinggap dihidupnya (menurutku itu manusiawi), namun terkadang dia merasa kalau hanya duka yang mengelilingi dirinya. Kebahagiaan sejatinya dekat dengan kita dan dia berada dihati kita. Banyak orang yang merasa kenapa hidupnya resah, tidak tenang, galau, dan sejenisnya itu bisa terjadi karena kurang ingatnya kita dan kurangnya rasa syukur kepada sang pencipta. Sebenarnya tidak ada hari atau alasan untuk kita tidak bahagia, karena sejatinya kebahagiaan itu sangat dekat dengan kita, kalau kita mau bersyukur. Maka dari itu jangan lupa setiap harinya selalu ada rasa syukur dalam diri dan hati kita supaya kita tetap bisa bahagia, termasuk mensyukuri apa yang kita miliki saat ini tanpa harus membandingkannya dengan nikmat yang diterima oleh orang lain. Banyak dari kita hidup hanya untuk dan demi manusia, saya pernah membaca artikel yang menjelaskan mengenai tulisan Syaikh Ali Thanthawi tentang ketika semu...

Latest Posts

Aku Hanya Seorang Hamba

Ekonomi digital