Ekonomi digital

Persaingan Ekonomi Para Milenial di Era Disruption

rasakan efeknya. Anak 90-an pasti merasakan transformasi yang begitu terasa dalam segala bidang baik teknologi, pendidikan, maupun ekonomi. Berbicara tentang reformasi yang dialami di era disruption ini dalam bidang ekonomi khususnya, manusia merasakan adanya peralihan yang dirasakan secara tiba-tiba. Ekonomi yang merupakan salah satu hal yang berpengaruh bagi kehidupan insan tak bisa dipungkiri secara cepat maupun lambat ia akan terdisrupsi. Bukan tidak mungkin, bisa kita lihat fenomena yang kian marak dikalangan masyarakat, yang dulunya orang bisa dikatakan sukses ketika ia sudah berusia 35 tahun keatas, karena mereka merasakan bagaimana berproses untuk mendapatkan penghasilan dengan cara yang mampu ditembus oleh kacamata setiap orang.
 Dewasa ini, ekonomi terkena disruption (disruptif inovasi), mengapa? Kemajuan teknologi menuntut semua orang untuk mampu menguasai dunia digital, karena adanya smartphone memudahkan segala aktivitas yang dilakukan. Contoh kecil dengan adanya ojol (ojek online) seperti uber, gojek, grab dan lain sebagainya. Disruptif inovasi merusak taxi konvensional dengan adanya ojek online. lebih praktis, lebih murah, lebih menguntungkan. Semua itu tak jauh-jauh dari peran ekonomi didalamnya. Semakin mencuatnya era digital maka akan semakin mudahnya seseorang mendapatkan penghasilan.
Di suatu tempat, kota, daerah, wilayah, maupun sebagainya. Mari kita lihat, pasti kita menemukan beberapa toko yang dulunya berdiri berkisar belasan tahun tiba-tiba tutup. Tidak perlu terkejut akan fenomena tersebut, tulisan ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan era disruptif yang merambah dibidang ekonomi. Ekonomi digital adalah merupakan sebuah persaingan dengan lawan yang tak terlihat, jika beberapa orang menganggap bahwa “toko saya masih bisa bertahan kok”, tapi ayo kita lihat, mampu bertahan berapa lama toko anda, jika itu tidak mampu ditemukan disosial media. Disruptif dianggap sebagian orang adalah suatu hambatan, namun bagi mereka yang ingin berubah daan ingin survive maka ini adalah sebuah peluang.
Ekonomi digital adalah sebuah perubahan yang mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah jika kita mampu mengolahnya. Banyak anak muda yang usia 20 tahunan yang sudah bisa sukses, berjualan online, memanfaatkan teknologi untuk mendapatkan penghasilan agar perekonomiannya bertambah. mempunyai sosial media saja itu tidak akan menjamin kita mampu bertahan jika kita tidak bisa menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan digital.
Jika ingin perekonomian mampu bertahan diera digital maka mau tidak mau kita harus bisa menguasai teknologi, mampu mengembangkan ekonomi dan mampu survive. Hanya mempunyai social media saja tidak akan menjadi faktor utama barang kita tetap bisa bertahan, maka jikalau bisa menggandeng orang-orang yang berpengaruh dimedia sosial selebgram, youtuber, dan lain-lain. Supaya kita mampu bersaing dengan lawan yang tak kasat mata dan kita mampu untuk tetap survive agar perekonomian kita tidak terdisruption. 

Comments